Selasa, 06 Januari 2015

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Pemasaran merupakan sistem keseluruhan dari kegiatan usaha dengan tujuan untuk merencanakan produk, menetukan harga, mempromosikan, mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan konsumen. Dalam bidang pendidikan, pemasaran dapat meliputi perencanaan produk pendidikan, penentukan harga (besarnya boaya pendidikan), dan mempromosikan produk pendidikan dari suatu lembaga yang bersangkutan.
Perencanaan dibuat agar sumber daya manusia, dana, perlengkapan dan waktu dapat diperdayagunakan dengan sebaik-baiknya. Dalam manajemen pemasaran terdapat manajemen penjualan yang akan mengatur atau merencanakan sumber daya yang ada diwewenangnya. Penjualan adalah suatu kegiatan yang dimulai ketika suatu produk telah jadi. Penjualan adalah ilmu atau seni yang mempengaruhi orang lain agar bersedia membeli barang atu jasa kita. Pemasaran  atau penjualan secara mudahnya adalah kegiatan memasarkan barang atau jasa umumnya kepada masyarakat khususnya kepada pembeli potensial.

B.     Rumusan Masalah

a.       Definisi Manajemen Penjualan ?
b.      Tujuan dan Proses Mnajemen Penjualan ?
c.       Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Penjualan ?
d.      Perbedaan Antara Penjualan dan Pemasaan ?


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Definisi Manajemen Penjualan
Manajemen penjualan adalah untuk memaksimalkan penjualan dengan biaya yang masuk akal, sementara juga memaksimalkan keuntunagan, juga yang mempunyai banyak tanggung jawab dan keputusan penting lainnya.[1]
Penjualan adalah ilmu atau seni yang mempengaruhi orang lain agar bersedia membeli barang atau jasa yang ditawarkan. Tujuan penjualan adalah terjadinya transaksi yang mendatangkan keuntugan. Keuntungan itu mengalirkan suatu barang, jasa dan aliran uang antara penjual dan pembeli.[2]
Adapum definisi yang lainnya menurut :
Ø  J. Darlymple Douglas “manajemen penjualan adalah perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian progam-progam kontak tatap muka yang dirancang untuk mencapai tujuan penjualan perusahaan.”
Ø  Basu Swastha “manajemen penjualan adalah perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian progam-progam tatap muka, termasuk pengalokasian, penarikan, pemilihan, pemotivasian yang dirancang untuk mencapai tujuan penjualan.”
Ø  Manajemen Penjualan adalah tentnag menciptakan lingkungan yang mendukung supaya tenaga penjualan dapat berkembang dan memberikan yang terbaik.

B.     Tujuan dan Proses Manajemen Penjualan.
Manajemen penjualan yang efektif dimulai dengan penentuan tujuan penjualan. Tanpa tujuan yang yang hendak tidak dicapai, kinerja tenaga penjualan akan tidak begitu baik dan perusahaan akan mengalami kegagalan. Tujuan penjualan harus disebutkan secara jelas dan cermat.
Manajemen penjualan yang hebat tidak hanya memfokuskan pada tujuan penjualan tetapi juga pada proses keseluruhan yang mendorong organisai penjualan mereka untuk mencapai tujuan. Kegiatan pengelolaan dimulai dari perencanaan penjualan meliputi pengenalan pasar dan peran mendesain organisasi dan struktur organisasio penjual, meramalkan penjualan menentukan objektif penjualan dan manajemen waktu dan didalam penentuan tujuan harus diturunkan dari tujuan perusahaan pada tingkat manajemen yang lebih tinggi. Tingkatan tujuan penjualan terdiri dari tujuan koperasi unit bisnis, pemasaran dan penjualan yang beberapa tingkatannya sampai ketujuan individu tenaga penjual seperti :
1.      Dari teman-teman disekitar kita
2.      Dari teman saudara kita
3.      Orang-orang yang bertemu kita setiap hari
4.      Referral dari pelanggan yang senang dan puas
Tahapan-tahapan Penjualan :
1. Prospecting.
2. Perencanaan pra penjualan.
3. Presentasi penjualan.
4. Mengatasi keberatan prospek.
5. Menutup penjualan.

C.     Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Penjualan
Adapun hal yang mempengaruhi penjualan adalah :
a.       Kondisi dan kemampuan penjual
Transaksi jual-beli atau pemindahan hak milik secara komersial atas barang dan jasa itu pada prinsipnya melibatkan dua pihak, yaitu penjual sebagai pihak pertama dan pembeli sebagai pihak kedua.Penjual harus dapat menyakinkan kepada pembelinya agar dapat berhasil mencapai sasaran penjualan yang diharapkan.untuk maksud tersebut penjual harus memahami beberapa masalah penting yang sangat berkaitan, yaitu :
a)      Jenis dan karakter barang yang ditawarkan
b)      Harga produk
c)      Syaratb penjualan, seperti : pembayaran, pengantaran, pelayanan sesudah penjualan, garansi dan lain-lain.

b.      Kondisi Pasar.
Pasar, sebagai kelompok pembeli atau pihak yang menjadi sasaran dalam penjualan, dapat pula mempengaruhi kegiatan penjualannya. Adapun faktor-faktor kondisi pasar yang perlu diperhatikan adalah:
a)      Jenis pasarnya
b)      Kelompok pembeli atau segmen pasarnya
c)      Daya belinya
d)     Frekuensi pembelian
e)      Keinginan dan kebutuhan
c.       Modal
Akan lebih sulit bagi penjualan barangnya apabila barang yang dijual tersebut belum dikenal oleh calon pembeli, atau apabila lokasi pembeli jauh dari tempat penjual.penjual harus memperkenalkan dulu membawa barangnya ketempat pembeli.untuk melaksanakan maksud tersebut diperlukan adanya sarana serta usaha,seperti: alat transport, tempat peragaan baik didalam perusahaan maupun di luar perusahaan,usaha promosi,yang hanya dapat dilakukan apabila penjualan memiliki sejumlah modal yang diperlukan.
d.      Kondisi Organisasi Perusahaan.
Pada perusahaan besar, biasanya masalah penjualan ditangani oleh bagian penjualan yang dipegang orang-orang tertentu yang ahli di bidang penjualan.

  1. Perbedaan Antara Pemasaran dan Penjualan
Pada dasar pemasaran dan penjualan itu sama, yaitu sama-sama menjual atau menawarkan produk. Akan tetapi jika diliat dari sisi yang lebih dalam lagi pemasaran dan penjualan memiliki perbedaan.

Menurut William J. Staton memberikan pendapat perbedaan antara pemasaran dan penjualan adalah sebagai berikut :[3]
No.
PEMASARAN
PENJUALAN
1.
Tekanannya pada keinginan dan kebutuhan
Tekanannya pada produk
2.
Perencanaan berorientasi ke hasil jangka panjang, berdasarkan produk-produk baru
Perusahaan pertama-tama membuat produk dan kemudian bagaimana menjualnya.
3.
Perusahaan pertama-tama menentukan apa yang diinginkan konsumen dan kemudian menbuat dan menyerahkan produk tersebut untuk memenuhi keinginan konsumen.
Perencanaan berorientasi ke jangka pendek, berdasarkan produk dan pasar.
4.
Berakhir pada kepuasan konsumen
Manajemen berorientasi pada laba volume penjualan
            Dari kedua perbedaan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa penjualan berawal dari produk dan berakhir pada ketentuan atau laba, sedangkan pemasaran berawal dari keinginan konsumen berakhir pada kepuasan konsumen. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada skema berikut  :



Secara Visual dapat digambarkan seperti :
a)      Konsep Penjualan
Produk → Penjualan dan promosi → Laba Melalui Jumlah Penjualan
b)      Konsep Pemasaran
Kebutuhan → Pemasaran Terpadu → Laba Melalui Kepuasan Pembeli
            PEMASARAN lebih mempriorotaskan kebutuhanan para konsumen sebelum membangun sebuah barang/produk dengan megutamakan barang tersebut dan dapat memuaskan kebutuhan para konsumen dengan jangka yang panjang.
sedangkan PENJUALAN lebih di fokus kan kepada layanan dengan langsung berinteraksi dengan cara memberikan pelayanan yang dapat memuaskan konsumen, dan mampu mengatasi setiap keluhan dari konsumen. hal ini dilakukan agar dapat mendapatkan pelanggan konsumen sebanyak mungkin penjualan dengan sedikit kepuasan konsumen/pelanggan serta untuk mencari keuntungan atau laba.[4]













BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Ø  Manajemen penjualan adalah untuk memaksimalkan penjualan dengan biaya yang masuk akal, sementara juga memaksimalkan keuntunagan, juga yang mempunyai banyak tanggung jawab dan keputusan penting lainnya.[5]
Ø  Proses pemasaran dan penjualan yang beberapa tingkatannya sampai ketujuan individu tenaga penjual seperti :
a)      Dari teman-teman disekitar kita
b)      Dari teman saudara kita
c)      Orang-orang yang bertemu kita setiap hari
d)     Referral dari pelanggan yang senang dan puas
Ø  Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Penjualan
1.      Kondisi pasar
2.      Kondisi penjualan
3.      Modal
4.      Kondisi struktur organisasi
Ø  Perbedaan Antara Pemasaran dan Penjualan
a)      Konsep Penjualan
Produk → Penjualan dan promosi → Laba Melalui Jumlah Penjualan
b)      Konsep Pemasaran
Kebutuhan → Pemasaran Terpadu → Laba Melalui Kepuasan Pembeli


DAFTAR PUSTAKA
           
ü  Lam, Hair, McDaniel. Pemasaran. 2000. Salemba Empat. Jakarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar